10-Day Green Smoothie Cleanse: Lose Up to 15 Pounds in 10 Days!

10-Day Green Smoothie Cleanse: Lose Up to 15 Pounds in 10 Days!

B. Indonesia Bima : “Selamat siang, Pak. ”
Pak Amin : “Siang, Dek. ”
Bima : “Maaf saya menggangu bapak sebentar. ”
Pak Amin : “Oh, iya Dek, Silahkan. ”
Bima : “Terima kasih Pak, pertanyaan pertama, bagaimana pendapat bapak tentang kebersihan lingkungan di sekolah kita?”
Pak Amin : “Saat ini lingkungan sekolah sudah bersih, namun kelasnya masih ada beberapa yang masih kotor. ”
Bima : “Menurut pendapat bapak, seberapa penting kebersihan lingkungan?”
Pak Amin : “Kebersihan lingkungan penting sekali. Kebersihan sangat mempengaruhi kesehatan kita juga”
Bima : “Setelah kita tahu pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, apa saja yang harus kita lakukan?”
Pak Amin : “Kita akan melakukan Jum’at bersih, Sabtu indah, serta Minggu sehat
Bima : “Lalu siapa saja yang berperan untuk menjaga kebersihan lingkungan kita ini?”
Pak Amin : “Ya semua warga sekolah. Ini bukan tugas petugas kebersihan saja. Kita sebagai warga sekolah harus menjaga kebersihan. Contohnya yang paling sederhana yaitu membuang sampah pada tempat sampah pada tempatnya.”
Bima : “Menurut bapak, seberapa berpengaruhnya kebersihan lingkungan untuk kelangsungan kegiatan belajar mengajar disekolah?”
Pak Amin : “Sangat berpengaruh, Dek. Kebersihan lingkungan akan memberikan kenyamanan pada saat proses belajar mengajar. Coba bayangkan jika lingkungan sekolah kotor. pastinya kita akan selalu tutup hidung dong!”
Bima : “Bagaimana tanggapan bapak tentang kesadaran siswa disekolah kita ini terhadap kebersihan lingkungan?”
Pak Amin : “Nampaknya masih banyak siswa yang belum menyadari tentang pentingnya kebersihan disekolah. Mereka masih ada yang suka buang sampah sisa jajan sembarangan
Bima : Kok bisa begitu, Pak? ”
Pak Amin : Mungkin mereka masih merasa malas untuk membersihkannya. Namun ini tidaklah benar. Mereka harus menjaga kebersihan lingkungan. Sudah kita ketahui bahawa kebersihan itu sebagian dari iman.”
Bima : “Pertanyaan terakhir, apa harapan bapak mengenai kebersihan lingkungan disekolah ini kedepannya? ”
Pak Amin : “Saya harap semua warga sekolah sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan disekolah. Menjaga kebersihan lingkungan, berguna untuk menciptakan kehidupan yang aman, bersih, sejuk, dan sehat, yang akhirnya akan membuat kita semua nyaman. ”
Bima : “Sekian Pak. Terimakasih atas waktu bapak. ”
Pak Amin : “Iya, sama - sama, Dek. “

TOLONG DICARI TAHU TAHAP INTINYA

Seni 4. Zaman Kolonial Zaman kolonial ditandai dengan masuknya bangsa Belanda ke Indonesia. Belanda yang pada awalnya datang untuk berdagang rempah-rempah, ternyata berlanjut dengan politik memecah belah persatuan dan kesatuan di Indonesia. Di masa Hindia Belanda, muncul suatu kebudayaan yang bernama kebudayaan indis (imam, 2020). Pada zaman ini, kaum bangsawan Indonesia banyak yang mendapatkan beasiswa untuk bersekolah di sekolah Belanda. Salah satunya anak kaum Bangsawan Indonesia bernama Jodjana, yang mengecap pendidikan studi bisnis di Rotterdam. Di negeri penjajah, Jodjana bergabung dengan Asosiasi Indies, sebuah komunitas pelajar Indonesia di Belanda yang kerap mengadakan acara malam kesenian daerah yang dibawa oleh pelajar-pelajar Indonesia. Pertunjukan ini diadakan bukan bertujuan untuk memajukan kesenian Indonesia, namun dilakukan sebagai ajang Belanda untuk menunjukan bangsa jajahannya (Issabela, 2017). Berbagai kerajaan terpecah belah akibat pengaruh politik Belanda, salah satu contohnya yaitu kerajaan Mataram yang terpecah menjadi kesultanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta. Dua kesultanan tersebut kemudian pecah kembali. Surakarta terpecah menjadi Kasunanan dan Mangkunegaran, Yogyakarta terpecah menjadi. Kasultanan dan Pakualaman. Perpecahan tersebut nampaknya memberikan dampak pada perkembangan gaya tari di Jawa Tengah. berdasarkan perpecahan tersebut, muncul empat gaya tari, namun hanya dua gaya tari yang nampak jelas perbedaannya yaitu gaya Surakarta yang berkesan romantik dan gaya Yogyakarta yang berkesan klasik (Jazuli, 1994). Pengaruh budaya barat pada karya tari di Jawa nampak pada tata busana, aksesori seperti bulu-bulu di penutup kepala, senjata pistol dan lain sebagainya. Selain di daerah Jawa, di daerah Nusa Tenggara Barat terdapat tari tradisional yang mendapat pengaruh dari budaya kolonial, seperti tari Rudat. Tari rudat yang berasal dari suku Sasak, Lombok merupakan hasil akulturasi dari berbagai budaya, seperti Turki, Belanda, dan Lombok. Budaya Turki tercermin melalui penutup kepala (topi) serta lirik selawat, lalu budaya Belanda nampak dari pakaiannya, sedangkan kebudayaan Lombok terlihat dari gerak pencaknya. (Hardi. 2017). Masyarakat suku Sasak Lombok mencoba menarik simpati Belanda dengan meniru pakaian Belanda sebagai kostum tarinya. Melalui kostum tersebut, tolong rangkumkan please!​